Hot Topic

Hewan Pemakan Manusia Paling Mengerikan

Hewan Pemakan Manusia Paling Mengerikan

Hewan Pemakan Manusia Paling Mengerikan. Semua hewan monster pemakan manusia yang terhebat dan tercatat dalam sejarah sudah telah tiada; kecuali satu. Di benua Afrika, hidup seekor buaya raksasa pemakan manusia pada zaman kita saat ini, buaya Nil jantan yang berukuran kira kira enam meter dengan berat sekitar seberat satu ton. Gustave, itulah namanya, yang menjadi buaya pemakan manusia dengan total 300 korban terbunuh dan masih hidup saat ini. Dia merupakan buaya Nil terbesar yang pernah hidup di zaman modern, serta individu predator yang paling besar di seluruh benua Afrika kala ini, dan menurut penduduk asli yang mendiami sekitar Burundi dan Patrice Faye (seorang naturalis Perancis yang sudah selama bertahun-tahun mencoba untuk menangkap pemakan manusia satu ini), dia telah membunuh dan menyerang lebih dari 300 orang hingga sekarang sekrang! Meski masih hidup dan tetap aktif, buaya ( yg dijuluki dengan sebutan “Gustave” oleh Patrice Faye) telah menjadi legenda saat ini pasalnya, buaya itu sudah lama tak terlihat. Terakhir kali ia terlihat sekitaran bulan Februari tahun 2008 lalu. Waktu itu, seorang fotografer dari Discovery chenel berhasil mengambil fotonya.

Penduduk pribumi mengatakan bahwa dia adalah pembunuh manusia dengan alasan atas dasar kesenangan, bukan untuk hanya mencari makanan, dia sudah membunuh beberapa ratus orang dalam setiap seranganyang dilakukannya, dan kemudian menghilang berbulan-bulan lamanya, atau bahkan juga bertahun-tahun, kemudian dia akan muncul lagi ditempat yang lain hanya untuk membunuh manusia. Tidak ada yang dapat memprediksi kapan serta di mana ia akan segera muncul berikutnya. Ia juga dikatakan mempunyai nafsu makan yang sangat mengerikan, dan ada rumor yang mengatakan bahwa ia membunuh serta melahap sebuah kuda nil jantan yang sudah dewasa (binatang yang sangat berbahaya serta sangat kuat yang paling dihindari oleh buaya). Tubuh sang buaya Gustave membawa banyak bekas luka yang tak terhitung jumlahnya. Diantaranya ada luka yg dibuat oleh tebasan atau tusukan pisau, tombak serta bahkan ada juga peluru senjata api. Sebuah bintik yang hitam di bagian atas pada kepalanya merupakan satu-satunya bekas luka peluru yangg masihtersisa dan seharusnya bisa mengakhiri ‘terornya’. Akan tetapi semua pemburu (serta bahkan, sekali, sekelompok prajurit yang bersenjata) telah gagal untuk berupaya membunuhnya.

Faye sendiri sudah berusaha untuk menangkap Gustave dengan cara membangun sebuah perangkap besar di pinggir air, tapi, meskipun buaya itu datang dan muncul, dia tidak pernah mau untuk mendekati perangkap yangg dibuat oleh Faye. Dia hanya berenang di sekitar perangkap itu, ‘seolah-olah mengejek semua calon penculiknya’. Dilaporkan dia sudah berumur lebih dari 60 tahun, Gustave juga mungkin terlalu berpengalaman serta terlalu pintar untuk bisa ditipu, sehingga nampaknya Gustave akan tetap melanjutkan ‘pemburuannya’ serta mungkin, akan menjadi pemakan manusia paling produktif sepanjang sejarah abad modern. Tidak seperti cara di zaman terror harimau betina Champawat; Patrice Faye tidak ingin membunuh buaya Gustave. Dia berusaha melindungi dia dari usaha pembalasan manusia; dengan cara menangkap Gustave hidup-hidup kemudian menjaga dia didalam kandang yang sangat aman, Faye berharap bisa segera menyelamatkan nyawa manusia dari pemakan manusia paling mengerikan itu sendiri, dan mungkin akan menggunakannya sebagai bibit yang dapat membantu pelestarian buaya Nil. Sebuah pagar (enclosure) sudah dibangun di Taman Nasional Ruzizi di Burundi, menunggu moment untuk penangkapan pemakan manusia terbesar di zaman modern itu. Terakhir kali, gustave menyerang sekelompok wisatawan dari berhasil menewaskan salah satunya. Dan hingga kini, ia belum muncul lagi didepan manusia. Predator pemakan manusia itu masih berkeliaran bebas di alam liar.

BACA JUGA

5 Ikan Hiu Terseram Di Dunia

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Facebook

Sponsor

Social Media

To Top